SUMBA TIMUR, 31 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menerima kunjungan audiensi serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) dari jajaran Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Senin (31/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi penyebarluasan informasi publik sekaligus meninjau kesiapan infrastruktur penyiaran di wilayah Sumba Timur.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, S.H., M.Si., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyambut baik kerja sama yang telah terjalin melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumba Timur dan RRI.


"Pemerintah daerah menyambut baik implementasi MoU ini. Kehadiran RRI sangat membantu kami dalam menyebarluaskan berbagai kebijakan pemerintah daerah serta menginformasikan potensi luar biasa yang dimiliki Sumba Timur," ujar Umbu Ngadu Ndamu.


Sekda menjelaskan bahwa Sumba Timur memiliki potensi besar sebagai daerah dengan wilayah terluas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini, Pemkab Sumba Timur tengah mendorong berbagai program strategis, di antaranya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang, industri pabrik tebu, hingga promosi kain tenun ikat khas Sumba Timur yang telah mendunia.


Sementara itu, Kepala LPP RRI Kupang, Raden Muhamad Yusridarto, menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan tim RRI adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait kinerja dan jangkauan siaran RRI di Kabupaten Sumba Timur. Pihaknya bersyukur atas terbangunnya kolaborasi resmi melalui MoU penyebarluasan informasi.


"Kemitraan ini sangat penting agar kita dapat berjalan bersama-sama dalam menangkal dan mencegah penyebaran isu-isu hoaks di tengah masyarakat melalui sajian informasi yang edukatif dan terpercaya," tegas Raden Muhamad Yusridarto.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas LPP RRI, Anwar Mujahid Adhy Trisnanto, S.E., M.I.Kom., memaparkan rencana pengembangan jaringan siaran RRI di Pulau Sumba. Setelah mengoperasikan kantor tipe Satuan Siaran Produksi (SP) di Kabupaten Sumba Barat, Dewas RRI mendorong pembentukan kantor RRI di Kabupaten Sumba Timur.


"Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa Sumba Timur memiliki potensi ekonomi, pariwisata, dan kebudayaan yang sangat menonjol. Potensi ini sangat bagus untuk diinformasikan secara luas, sehingga kami berencana membangun kantor RRI di Kabupaten Sumba Timur," jelas Anwar Mujahid.


Merespons rencana tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Timur, Rambu Naha Ana Awang, menyatakan kesiapan fasilitas pendukung. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Sumba Timur memiliki aset gedung eks Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) yang dapat dimanfaatkan.


"Dahulu gedung tersebut digunakan untuk siaran RSPD, namun karena towernya tersambar petir, aktivitas radio di sana terhenti. Saat ini gedung tersebut telah dialihfungsikan menjadi Media Center untuk pertemuan media, podcast, dan kegiatan komunikasi lainnya. Jika gedung ini direncanakan untuk menjadi gedung siaran RRI di Sumba Timur, kami rasa ini sangat baik. Kehadiran RRI memang sangat membantu Dinas Kominfo dalam penyebarluasan informasi dan pencegahan hoaks," ungkap Rambu Naha Ana Awang.


Rangkaian kegiatan audiensi tersebut kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi gedung eks RSPD / Media Center yang diproyeksikan bakal menjadi Kantor RRI di Kabupaten Sumba Timur